Ditulis oleh Halimah Pakot
AWAL JANUARI 2009
“Apakah itu cinta…apakah itu cinta…yang mampu melengkapi lubang di dalam hati….” Suara lagunya letto yang minggu ini kujadikan nada dering ponselku terus berbunyi, aku menggeliat malas dan mencoba membuka mataku yang terasa sangat berat. Tapi tiba-tiba kantukku mendadak hilang saat kulihat nama khlor kekasihku terpampang di layar ponsel
“Pagi honey…!” terdengar suaranya renyah di seberang sana
“Ada apa sih , pagi-pagi dah ganggu orang tidur ?” jawabku sedikit merajuk
“Lho…kau lupa ya nat,kita kan pagi-pagi mau jalan-jalan”
“Jalan-jalan kemana?”
“Ya biasa…pagi ini kita kedapur ibu-ibu untuk melejatkan masakan mereka, siangnya kita ke demo masak rudy choerudin”
“Kemakanan mulu, aku bosan nih, gak ikut ah”
“Lho kok gitu,terus gimana kalau anak -anak manusia itu gondokan semua? kan kita juga yang repot. Lagian kita kan pasangan yang paling serasi sekampung SPU nat, masa kita jalannya masing-masing, gak seru ah”
“Baiklah…baiklah Mr chlor”
Kututup telponku, kupandangi kamar minyak tanahku, “ahh…” aku berteriak . Sudah sejak lama aku jadian sama khlor,dia unsure yang paling ganteng yang pernah kulihat di kampung kami sistem periodik unsur di gang 3 blok V11 A dengan nomer rumahnya 17, bahkan kami mendapat peredikat pasangan paling serasi tahun ini.
Awalnya kami ketemu di lautan luas. Waktu itu dia senang sekali mentap senja. Dan jadilah kami pasangan yang serasi. Kami sering jalan berdua ke dapur-dapur penduduk atau ke pabrik-pabrik industri. Kami juga kadang mengenang perjumpaan kami di lautan lepas, ahh…indahnya. Tapi ada satu yang membuat hati ini kadang terbakar cemburu , ada kabar burung kalau dia selingkuh dengan molekul air. Bahkan menurut kabar terakhir yang aku dengar mereka telah menikah dan mempunyai anak yang bernama HCl, aku ingin melabrak air kalau perlu membunuhnya tapi aku tidak punya bukti makanya kalau aku dekat dengan dia aku langsung marah apalagi si oksigen yang masih sodara si molekul air suka mengompori aku,membuat kemarahanku langsung naik beberapa derajat.
AKHIR JANUARI 2009
Mataku sudah sembab tapi airmataku masih terus saja mengalir, hatiku sakit…sakit luar biasa, khlor kekasihku ternyata benar-benar menghianati cintaku, dia ternyata sudah menikah dengan molekul air dan mempunyai anak HCl dan ternyata selama ini juga dia punya affair dengan saudara-saudaraku seperti kalsium (CaCl2 ) , kalium (KCl) , barium (BaCl2) mereka itu berbohong di belakangku
Dasar mata keranjang!!!!
Aku ingat waktu itu, dia kekasihku khlor (apa masih pantas aku memanggilnya kekasih?) mengakui semua perbuatanya setelah tahu aku pernah memergokinya waktu dia di sebuah laboratorium jalan bersama. Dengan bantuan kelalaian manusia aku hampiri molekul air, aku marah padanya karena dia telah merebut khlor dariku. Aku berkelahi dengannya dan hasil perkelahian itu terjadilah kebakaran di tambah adanya oksigen yang terus memanasiku maka kemarahnku makin menjadi dan habislah laboratorium itu terbakar oleh kemarahanku
Aku pergi pada khlor dengan penuh kemarahan mempertanyakan alasannya kenapa dia selingkuh di belakangku
“Apa aku kurang sempurna di matamu khlor, sampai-sampai kau tega melakukan ini semua, awalnya aku kira ini hanyalah gosip para manusia lab itu tapi ternyata kau…kau memang benar-benar menghianatiku” semprotku sambil menangis.
“Semua ini kulakukan karena aku sayang kamu nat,” jawabnya.
“Apa kamu bilang? sayang aku? kamu selingkuh dan menikah dengannya karena sayang aku?”
“Iya nat, kau itu begitu sempurna di mataku, kau mempunyai sifat-sifat yang khas makanya aku tidak menikahimu karena aku takut nanti kau mengandung sehingga merusak kecantikanmu.Aku menikahi molekul air dan mempunyai anak Hcl itu tidak lain dengan satu tujuan .Kau tahu…kata para manusia lab itu kecantikanmu mempunyai warna khas beda dari unsur-unsur yang lain akan bisa terlihat oleh semua orang, asalkan ada senyawa lain yang bisa membantumu dan senyawa yang bias membantumu itu tidak lain adalah HCl anakku, si Hcl kecil akan membantumu melakukan uji nyala maka warna cantikmu itu dapat terlihat , apa kau tidak senang ? terlihat cantik dan di puja banyak orang” katanya panjang lebar smbil tersenyum
Untuk beberapa saat aku terdiam betapa baiknya dia, betapa dalam cintanya tapi jauh di lubuk hatiku aku masih merasa sakit padanya dan diam-diam aku bersumpah aku tidak akan memaafkan molekul air dan oksigen seumur hidupku,itu sumpahku..
PERTENGAHAN PEBRUARI 2009
Sejak tahu kekasihku khlor selingkuh di belakangku, akupun mulai main mata dengan nitrat (NaNO 3), dengan karbonat (NaCO3) , dengan adiknya khlor , bromine (NaBr) dan banyak yang lainnya. Kadang akupun suka jalan sendirian tanpa di temani kekasih-kekasihku , aku bersama adikku kalium kadang membantu manusia . Ion-ion ku ikut memelihara keseimbangan osmosis dan pH darah dalam tubuh manusia.
AKHIR PEBRUARI 2009
Di akhir pebruari ini aku melakukan uji nyala.Awalnya aku tidak mau tapi karena desakan Chlor kekasihku yang katanya sayang ma aku, aku pun akhirnya mau melakukannya. Kalau manusia mungkin uji nyala itu analoginya semacam oprasi plastik kali.Waktu di uji nyala dengan bantuan HCl anak dari kekasihku khlor ternyata aku menghasilkan warna kuning. Aku jadi bertanya-tanya kenapa aku bisa berwarna dan kenapa warnaku yang nampak hanya kuning padahal warna itu kan banyak .Eh setelah kutanyakan pada manusia lab ternyata ketika di panaskan elektron dalam diri aku mengalami eksitasi.Saat elektron kembali kekedudukan semula akan melepaskan energi berupa energi cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Jika panjang gelombang berada dalam daerah sinar tampak maka terlihat nyala yang berwarna tertentu.Dan kebetulan yang terjadi padaku panjang gelombang yang berada dalam daerah nampaknya warna kuning.itulah sebabnya aku berwarna kuning padahal warnaku banyak sekali.
terkadang apa yang ditulis bukan apa yang dirasakan, dan apa yang dirasakan lebih sering disimpan tanpa diungkapkan :)
Minggu, 05 Agustus 2012
Sabtu, 04 Agustus 2012
untuk KAMU, yang ku sebut DIA ( part IV)
baca cerita sebelumnya disini ;)
“aku hanya melihat dari segala hal yang ia tunjukkan padaku, tanpa pernah tau apa yang sebenarnya tersimpan di hatinya”
Ini bukan hujan. Bukan hujan yang terbiasa jatuh dengan lembut. bukan hujan yang ku kenal indah karena nya. Bukan hujan yang memaksaku untuk mengingat keindahannya.
Dusta.
Ingkar.
Tanpa isyarat.
Tanpa pengungkapan.
Tanpa pamit.
Tanpa ucapan selamat tinggal.
Tanpa maaf.
Luka.
Menyakitkan.
Begitulah yang aku tau tentangnya. Hingga aku sadar aku terlalu jauh mengikuti permainannya. Hingga aku sadar aku telah kalah di akhir permainannya. Hingga aku sadar dirinya selalu ada di hatiku. Hingga aku sadar aku terlalu mampu menerima kelebihan dan kekurangannya. Bodoh. Terlalu menyakitkan. Mengapa aku jadikan dia sebagai peran pertama dan utama di duniaku? Mengapa bisa aku tertarik kedalam jeratannya yang abstrak. Mengapa kau terbangkan aku sampai diatas awan? Hingga pada akhirnya kau kembalikan aku dengan perasaan yang penuh luka yang kau gurat secara sengaja. Mengapa? Aku memang tak habis pikir, ternyata manusia memiliki topengnya masing-masing. Sepertimu yang terlalu cepat berganti-ganti peran sesukamu. Dan aku yang belum cukup cerdas untuk mengerti wajah dan kenampakanmu yang asli.
Apa dengan cara ini kamu merasa bahagia?
Apa dengan cara ini kamu sudah terbiasa melakukannya untuk yang lain?
Inikah caramu menyakiti seseorang yang tak pantas kau lukai?
Siapa aku dimatamu ?
Dadaku sesak ketika semua berlalu begitu cepat.
Katakan padaku, yang kamu lakukan ini hanya sebuah april mop.
Katakan padaku, kamu bukan sejenis makhluk pemberi harapan palsu yang lempar batu sembunyi tangan.
Katakan padaku, kamu cinta aku.
Katakan.katakan.katakan...
Bisu.
Tak adil.
Air mata.
bersambung ke untuk KAMU, yang ku sebut DIA (end)
Jumat, 03 Agustus 2012
untuk KAMU, yang ku sebut DIA ( part III )
Untuk seseorang yang tak tau arah,
dimana akan menetapkan pilihan dihatinya
Aku mulai menikmati waktu
Dalam tarian awan hitam
Kala ragu menyelimuti perasaan
Melupakan sejenak harapan
Kata-kata cinta tak lagi menggema
Kaku kembalilah rasa itu ku temui
akan dirinya yang setengah penuh
ketakutan akan ringkasan gelisah
yang tercipta dari ruang hampa
disudut ketidakpastian ini
aku masih bertahan dengan keyakinan
cintaku tak akan pernah
berkurang sedikitpun
kini yang harus ku pertanyakan
layakkah aku atas cintamu ?
Akankah aku sanggup ?
Aku tak tau kemana harus melangkah
Diantara keraguan dan kebimbangan
Yang slalu datang mengiringi
Dikala hati sudah tak berbentuk
Masih adakah cinta untukku?
Masih adakah rasa yang tercipta untukku?
Akankah aku sanggup merelakannya pergi?
Melihatnya berlalu begitu saja?
Akankah aku sanggup melupakannya?
Kekecewaanlah yang akan menyambut
Hingga gelap yang tersisa
Akan jiwa yang rapuh karena cinta
Aku takut kebahagiaan itu akan sirna
Aku takut jika harus meneteskan airmata
Aku takut rasa itu kian menyiksaku
Mulai perlahan hingga sampai pada saatnya
Aku benar-benar terpuruk
Perih ! Pedih ! Sakit ! kehilangan !
Perasaan itu benar-benar aku benci
Hingga aku harus mengalaminya lagi
Karena kesalahan yang sama
dari seseorang yang meragu,
hanya guratan-guratan kata yang bisa ia uraikan
untuk bisa kamu mengerti arti di dalamnya
bersambung ke untuk KAMU yang ku sebut DIA (part IV)
Minggu, 15 Juli 2012
untuk KAMU, yang ku sebut DIA ( part II )
baca cerita sebelumnya disini :)
“cinta itu datang dengan sederhana, walaupun ia kerap datang tak terduga”
Di balik keraguan yang menyelinap di hati, justru karena itu aku terlalu sering memikirnya, hingga timbul rasa yang disebut cinta.
Dibalik jendela kelas, aku memandang ke luar. Berharap sosoknya ada diantara mereka yang memakai seragam putih abu-abu. Sesekali dia terlihat dari kejauhan, berjalan dengan gaya langkahnya yang sudah ku kenal. Sesekali dia juga memandang ke kelasku. Sorotan matanya menuju ke jendela kelasku. Ya, sorotan mata yang aku kenal itu menuju ke arahku, dia melemparkan senyumnya yang hangat untukku. Aku balas senyumnya dengan tersipu malu, rasanya ada getaran yang aneh yang aku sendiri sudah tau apa artinya. Yang pasti aku sangat bahagia. Bahagia menjadi pilihannya, dan memilihnya.
Dia, dia, selalu dia. Tiap hari selalu hadir di pesan singkat handphone ku. Perhatiannya yang sederhana tetapi penuh makna. Lebih dari sekedar mengucapkan selamat pagi, selamat siang, selamat malam, mengingatkan untuk sholat, makan dan sebagainya.
Hari-hari yang aku jalani begitu indah. Aku bagai pemeran utama di film, tentang cinta, jatuh cinta. Ya, tentunya dengan dia. Sosok yang ku pilih menjadi pemeran utama di project hatiku. Memang benar, mereka bilang bulan ini bulan penuh cinta. Ya, aku mengakuinya.
Aku tak memiliki alasan mengapa aku menyukainya, dan apakah semua orang yang jatuh cinta harus selalu memiliki alasan?
Jatuh cinta itu sederhana. Sesederhana caraku mencintainya. Aku suka sederhana. Sederhana itu indah. Seindah dia yang berhasil merenggut perhatianku hanya untuknya. Untuknya, hingga yang lain ku anggap tak lebih baik darinya.
bersambung ke untuk KAMU yang ku sebut DIA (part III)
Sabtu, 14 Juli 2012
apa ini yang dinamakan rindu?
Aku berjalan menyusuri
Setiap kepenatan hidupku
Menahan desakan jiwa
Menusuk pikiran dan hatiku
Menatap langit
Yang enggan menyapaku
Seakan dunia menjadi gelap
Segelap malam yang menaungi
Saat sepi mulai menyergap
Menguraikan kisah
Mengalahkan ketegaran jiwaku
Angin berhembus pelan
mengelilingiku
Memaksa batinku
memunculkan kembali
sebentuk kenangan
detik waktu yang bergulir
menorehkan luka
hingga merobek
kepingan kebahagiaan
mencintaimu bagaikan
memiliki luka yang indah
Kamis, 05 Juli 2012
takdir dan harapan :')
“jantung berdetak lebih cepat dari biasanya. Dadapun ikut sesak dibuatnya”
Ya.begitulah yang aku rasakan saat ini, malam ini. Hanya dengan menunggu hitungan jam saja, waktu akan membawaku kepada takdir masa depan.
“pengumuman hasil SNMPTN tertulis 2012”
ya, esok hari. Rasanya sesak. Sulit untuk bernafas. Memang seperti itu, ini nyata. Entah apa orang lain yang sedang menunggu detik-detik pengumuman sepertiku ini merasakan apa yang juga aku rasakan. Apa hanya aku yang terlalu berlebihan? Apa hanya aku yang merasakan trauma melihat pengumuman lagi? Aku hanya takut kemungkinan terburuk itu.
Ya ALLAH , apapun hasilnya nanti, aku percaya padaMu. Engkau pasti memberikan yang terbaik untukku. Untukku yang sudah berikhtiar. Tapi tetap rencanaMu yang menentukan segalanya.
Ya ALLAH, izinkan aku meraih cita-cita yang aku inginkan.
Ya ALLAH , izinkan aku membiarkan mereka memelukku dengan bangga.
Ya ALLAH, izinkan aku mengguratkan senyum di bibir mereka, kedua orangtuaku :’)
Biarkan tulisan ini menjadi bukti atau bahkan perwakilan dari seluruh peserta SNMPTN di indonesia, yang memiliki harapan untuk bisa meraih kursi pendidikan universitas negeri di Indonesia.
malam yang ditemani irama hati penuh harap
Penuh kecemasan , yang biasa disebut “deg-deg-an “
Langganan:
Postingan (Atom)